Seminar series "Kota Ramah lansia : Menciptakan Lingkungan Inklusif untuk Semua Usia" kerjasama Prodi Pembangunan Sosial Universitas Gunung Kidul bersama Lingnan University dan PSdK UGM.

42242c80ad6e3219b03e90aea1aedf7a.jpg

Pada tanggal 29 April 2024, workshop bertajuk "Kota ramah lansia: Menciptakan Lingkungan Inklusif dan Layak Huni untuk Semua Usia" diadakan dengan sukses di Universitas Gunung Kidul. Acara ini diselenggarakan secara hybrid, menggabungkan partisipasi langsung di lokasi dengan sesi daring melalui platform Zoom, sehingga memungkinkan akses bagi lebih banyak peserta. Peserta di lokasi UGK dihadiri Dinas Sosial GK, Dinas Kesehatan GK, Dinas Dukcapil GK, Dinas kominfo GK, Bappeda GK, Panewu Wonosari, Kepala Desa dan Puskesmas Wonosari.

Workshop ini bertujuan untuk mendiskusikan konsep dan praktik terkait pembangunan kota/kabupaten yang ramah untuk semua usia, dengan fokus pada inklusi sosial dan kebutuhan kaum lansia. Para pembicara utama, Prof. Shi Cheng, Tauchid Komara Yuda, MDP, dan Sapta Widi Wusana, MA, memberikan wawasan mendalam tentang berbagai aspek yang terkait dengan menciptakan lingkungan yang layak huni dan inklusif.

Prof. Shi Cheng, seorang pakar kebijakan dan pelayanan lansia, membahas tentang perencanaan perkotaan yang memperhatikan kebutuhan semua generasi, sementara Tauchid Komara Yuda, MDP, seorang dosen dari PSdk UGM, menyoroti pentingnya layanan bagi kaum lansia. Sementara itu, Sapta Widi Wusana, MA, seorang praktisi LSM Erat Indonesia, memaparkan strategi untuk meningkatkan inklusi sosial di dalam masyarakat khususnya di daerah.

Partisipan dari berbagai latar belakang, termasuk akademisi, praktisi, dan pemangku kepentingan masyarakat, aktif berpartisipasi dalam diskusi dan pertukaran gagasan. Mereka berbagi pengalaman, tantangan, dan solusi terkait dengan upaya menciptakan lingkungan yang ramah dan inklusif bagi semua usia. 

99a986baabbfcadbd63b88ce9d62e918.jpg

Workshop ini diharapkan dapat menjadi awal yang baik bagi langkah-langkah konkret dalam mewujudkan kawasan/kabupaten/kota-kota yang lebih ramah dan berkelanjutan di masa depan. Dengan kolaborasi antara berbagai pemangku kepentingan dan pengetahuan yang diperoleh dari para pembicara, diharapkan bahwa upaya untuk menciptakan lingkungan yang inklusif untuk semua usia akan semakin terarah dan efektif.

@RedaksiUGK