Akselerasi Kualitas Pendidikan Berbasis Kurikulum Berbasis OBE untuk Cetak Lulusan Adaptif dan Berdampak

Gunungkidul - Program Studi Pembangunan Sosial, Fakultas Sosial Humaniora Universitas Gunung Kidul (UGK). Menyelenggarakan kegiatan Review Kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) pada Kamis, 23 April 2026 bertempat di Aula Prof. Koesnadi Hardjasoemantri kampus 2 UGK. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Rektor I UGK  Dr. Septiono Eko Bawono, S.T., M.Sc., M.Eng. Dekan Fakultas Sosial Humaniora Rosalia Widhiastuti Sri Lestari, S.Sos., M.Si. Dan berbagai jajaran dosen, mahasiswa, alumni. Agenda ini menghadirkan Assesor LAMSPAK  yang merupakan dosen dari Universitas Gadjah Mada Bapak Nurhadi, S.Sos., M.Si., Ph.D  sebagai narasumber. Acara ini merupakan bagian dari langkah strategis untuk mempersiapkan reakreditasi universitas tahun 2027.

Dalam forum tersebut, dibahas bahwa digitalisasi telah mendorong perubahan pola pembelajaran termasuk pergeseran sumber belajar ke media berbasis teknologi. Meski demikian, peran dosen tetap krusial sebagai penggerak utama pembelajaran yang bermakna. Pendekatan OBE yang diterapkan menitikberatkan pada capaian pembelajaran mahasiswa yang terukur. Implementasinya dilakukan secara terintegrasi pada level dosen, program studi, hingga universitas, dengan tujuan menghasilkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Proses Penyusunan Kurikulum.jpeg 119.04 KB
Selain itu, kegiatan ini menekankan pentingnya keselarasan antara capaian pembelajaran, aktivitas pembelajaran, dan sistem penilaian melalui pendekatan sistematis seperti Plan-Do-Check-Act (PDCA) serta backward curriculum design. “Melalui Kurikulum berbasis OBE kami harap dapat meningkatkan kualitas lulusan UGK ke arah profesional dan tentu dapat berjalan secara berkelanjutan di periode-periode selanjutnya.” Ungkap Septiono dalam forum review kurikulum tersebut.

Proses penyusunan kurikulum melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk alumni dan praktisi. Beberapa masukan strategis hadir seperti penguatan kemampuan public speaking, etika pekerja sosial, isu kelompok rentan, serta kebutuhan akan laboratorium praktik. Melalui kegiatan ini UGK menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada hasil.



Di tulis oleh
Dimas Tegar Prasetya
Humas, Kerjasama, dan Pemasaran