Anggota Unit Layanan Disabilitas Universitas Gunung Kidul Jalani Bimbingan Teknologi Selama Tiga Hari, Siapkan Layanan yang Maksimal
Anggota Unit Layanan Disabilitas Universitas Gunung Kidul Jalani Bimbingan Teknologi Selama Tiga Hari, Siapkan Layanan yang Maksimal
Wonosari, [28,29,31 September 2026] — Universitas Gunung Kidul (UGK) terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan lingkungan kampus yang inklusif dan ramah bagi seluruh sivitas akademika. Salah satu langkah yang dilakukan adalah meningkatkan kapasitas anggota Unit Layanan Disabilitas (ULD) melalui kegiatan bimbingan teknologi yang dilaksanakan selama tiga hari.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Universitas Gunung Kidul dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang mampu memberikan layanan pendidikan dan pendampingan yang responsif terhadap kebutuhan mahasiswa penyandang disabilitas.
Selama kegiatan berlangsung, anggota ULD mendapatkan pembekalan mengenai pemanfaatan teknologi yang dapat mendukung pelaksanaan layanan disabilitas di lingkungan perguruan tinggi. Penguasaan teknologi diharapkan dapat membantu anggota ULD dalam memberikan layanan yang lebih efektif, mudah diakses, serta sesuai dengan kebutuhan masing-masing mahasiswa.
Bimbingan selama tiga hari tersebut tidak hanya diarahkan pada peningkatan kemampuan teknis, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat pemahaman anggota ULD mengenai pentingnya layanan yang mengedepankan aksesibilitas, kesetaraan, dan kemandirian penyandang disabilitas.
Melalui pembekalan tersebut, anggota ULD diharapkan semakin siap dalam menjalankan tugasnya sebagai pusat layanan dan pendampingan bagi mahasiswa penyandang disabilitas. Kehadiran ULD diharapkan mampu memastikan setiap mahasiswa memperoleh kesempatan yang setara dalam mengakses proses pendidikan, fasilitas kampus, serta berbagai kegiatan akademik maupun nonakademik.
Universitas Gunung Kidul terus mendorong pengembangan ULD sebagai bagian penting dalam membangun budaya kampus yang inklusif. Peningkatan kompetensi anggota menjadi salah satu fondasi agar layanan yang diberikan tidak hanya tersedia, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan sivitas akademika secara tepat dan berkelanjutan.
Dengan adanya bimbingan teknologi ini, Universitas Gunung Kidul optimistis Unit Layanan Disabilitas dapat memberikan pelayanan yang semakin maksimal, profesional, dan adaptif.
UGK berkomitmen menghadirkan kampus yang inklusif, memberikan ruang yang setara, serta memastikan setiap mahasiswa dapat berkembang dan memperoleh layanan pendidikan tanpa hambatan.